Widget HTML Atas

Contoh Judul Skripsi Kualitatif Update 2020/2021 (Lengkap)

Contoh Judul Skripsi Kualitatif Update 2020/2021 (Lengkap)

Contoh Judul Skripsi Kualitatif Update 2020/2021 (Lengkap) - Hallo semuanya kembali lagi dengan sebuah label terbaru yang akan mengupas tuntas tentang skripsi yang dianggap sebagai pertarungan terakhir bagi mahasiswa, dan kali ini saya akan membagikan judul skripsi dengan metode penelitian kualitatif.

PENGERTIAN METODE PENELITIAN KUALITATIF
Metode penelitian kualitatif adalah sebuah cara/upaya lebih untuk menekunkan pada aspek pemahaman secara mendalam pada suatu permasalahan. Penelitian Kuanlitatif adalah penelitian riset yang bersifat deskripsi, cenderung menggunakan analisis dan lebih menonjolkan peroses makna.

Tujuan dari metode ini adalah Pemahaman secara luas dan mendalam terhadap suatu permasalahan secara mendalam pada suatu permasalahan yang sedang dikaji atau akan di kaji. Dan data yang dikumpulkan lebih banyak huruf, kata ataupun gambar dari pada angka

CIRI-CIRI PENELITIAN KUALITATIF

1. Menggunakan lingkungan alamiah untuk sumber data
Sumber data yang dipakai dalam penelitian kualitatif  berupa lingkungan alamiah. Kajian utama dalam penelitian kualitatif  adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kondisi dan situasi sosial.

Penelitian dilaksanakan ketika berinteraksi langsung dalam tempat kejadian. Peneliti melakukan pengamatan, mencatat, mencari tahu, menggali sumber yang berkaitan dengan peristiwa yang sedang terjadi pada saat itu.

Hasil yang didapat segera disusun saat itu juga. Apa yang sudah diamati pada umumnya tidak lepas dari konteks lingkungan dimana kejadian itu berlangsung.

2. Mempunyai sifat deskriptif analitik
Data yang didapat dari hasil pengamatan, wawancara, dokumentasi, analisis, catatan lapangan, disusun peneliti di lokasi penelitian, tidak dalam bentuk angka-angka. Peneliti melakukan analisis data dengan memperbanyak informasi, mencari hubungan ke berbagai sumber, membandingkan, dan menemukan hasil atas dasar data sebenarnya (tidak dalam bentuk angka).

Hasil analisis data tersebut berupa pemaparan yang berkenaan dengan situasi yang sedang diteliti dan disajikan dalam bentuk uraian narasi. Pemaparan data tersebut biasanya adalah menjawab dari pertanyaan dalam rumusan masalah yang sudah ditetapkan.

3. Tekanan pada proses bukan hasil
Data dan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian kualitatif bersangkut paut dengan pertanyaan untuk mengungkapkan proses dan bukan dari hasil dari suatu kegiatan.  Pertanyaan menuntut gambaran keadaan yang sebenarnya tentang kegiatan, prosedur, tahap-tahap, alasan-alasan dan interaksi yang terjadi dimana serta pada saat dimana proses itu sedang berlangsung.

4. Bersifat induktif
Penelitian kualitatif diawali mulai dari lapangan yaitu fakta empiris, Peneliti terjun langsung ke TKP/lapangan, mempelajari suatu proses penemuan yang sedang terjadi secara alami dengan mencatat, menganalisis, melaporkan dan menarik kesimpulan dari proses berlangsungnya penelitian tersebut.

Hasil penemuan penelitian dari lapangan dalam bentuk konsep, prinsip, teori dikembangkan lagi, bukan dari teori yang telah ada. Penelitian kualitatif menggunakan proses induktif maksudnya dari data yang terpisah-pisah namun saling berkaitan erat satu sama lain.

5. Mengutamakan makna
Makna yang diungkapkan berkisar pada persepsi orang Dengan suatu peristiwa yang akan diteliti tersebut. Contoh: penelitian yang dilakukan tentang peran kepala sekolah di dalam pembinaan guru. Peneliti memfokuskan perhatiannya pada pendapat kepala sekolah tentang guru yang dibinanya.

mencari informasi serta pandangan kepala sekolah tentang keberhasilan dan kegagalannya membina guru, apa saja yang dialami di dalam membina guru, mengapa gurun bisa gagal dibina, dan kenapa hal itu bisa terjadi?.

Selain mencari informasi kepada kepala sekolah, peneliti juga harus mencari informasi dari guru sebagai bahan perbandingan supaya dapat diperoleh pandangan mengenai mutu pembinaan yang dilakukan oleh kepala sekolah. Ketepatan informasi dari partisipan diungkap oleh peneliti supaya dapat menginterpretasikan hasil penelitian secara tepat dan benar.

Berdasarkan ciri-ciri diatas dapat disimpulkan bahwa penelitian kualitatif diawali dari lapangan yang berdasarkan pada lingkungan alami, bukan pada teori. Data serta informasi yang diperoleh dari lapangan ditarik makna dan konsepnya, melalui pemaparan secara deskriptif analitik, dan tanpa menggunakan angka, karena lebih mementingkan prosesnya.

Di dalam dunia pendidikan, penelitian kualitatif bertujuan untuk menggambarkan suatu proses kegiatan, pendidikan yang berdasakan  pada apa yang terjadi di lapangan sebagai bahan kajian untuk menemukan kelebihan, kelemahan dan kekurangannya sehingga dapat ditentukan upaya dalam perbaikannya ;menganalisis suatu fakta, gejala serta peristiwa pendidikan yang terjadi di lapangan; menyusun hipotesis yang berkenaan dengan prinsip dan konsep pendidikan berdasarkan pada data dan informasi yang terjadi di lapangan

METODE – METODE PENELITIAN KUALITATIF
1. Penelitian Fenomenologi
Penelitian fenomenologi yang bersifat induktif. pendekatan yang digunakan adalah deskriptif, dikembangkan dari filsafat fenomenologi. Fokus filsafat fenomenologi maksudnya pemahaman tentang respon atas kehadiran atau kebaradaan manusia, tidak sekedar pemahaman atas bagian-bagian yang spesifik atau perilaku khusus.

Tujuan penelitian fenomenologikal ini adalah menjelaskan pengalaman-pengalaman apa yang dialami oleh seseorang dalam kehidupannya, termasuk interaksinya dengan orang lain.

2. Penelitian Teori Grounded
penelitian grounded yaitu tekhnik penelitian induktif. Tekhnik ini pertama kali dicetuskan oleh Strauss dan sayles pada tahun 1967.Pendekatan penelitian grounded ini bermaslahat dalam menemukan problem-problem yang muncul dalam situasi kebidanan serta aplikasi proses-proses pribadi untuk menanganinya.

Metodologi teori ini menekankan pada observasi dan mengembangkan basis praktik hubungan ”intuitif” antara variabel.

Proses penelitian grounded ini melibatkan formulasi,pengujian,dan pengembangan ulang proposisi selama penyusunan teori.

3. Penelitian Etnograf
Penelitian tipe ini berusaha untuk memaparkan kisah kehidupan keseharian orang-orang yang dalam kerangka menjelaskan fenomena budaya tersebut, mereka menjadi bagian integral lainnya.

Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan secara sistematis dan deskriptif. Analisis data dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan teori prilaku kultural.

Dalam penelitian etnografi, peneliti secara aktual hidup atau menjadi bagian dari setting budaya dalam tatanan untuk mengumpulkan data secara sistematis dan holistik. Melalui penelitian inilah perbedaan-perbedaan budaya tersebut dapat dijelaskan, dibandingkan untuk menambah pemahaman mengenai dampak budaya pada perilaku atau kesehatan manusia.

4. Penelitian Historis
Penelitian historis yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk merekonstruksi kondisi masa lalu secara objektif, sistematis dan akurat. Melalui penelitian inilah, bukti-bukti dikumpulkan , dievaluasi, dianalisis serta disintesiskan.

Kemudian, berdasarkan bukti-bukti tersebut dirumuskan kesimpulan. Ada kalanya penelitian historis dipakai untuk menguji hipotesis tertentu.Misalnya,hipotesis mengenai dugaan adanya persamaan antara sejarah perkembangan dunia pendidikan dari satu negara yang mengalami hegemoni oleh penjajah yang sama.

JENIS-JENIS METODE PENELITIAN KUALITATIF
1. Jenis Metode Etnografi
Menurut para ahli, Miles & Hubberman seperti yang dikutip oleh Lodico, Spaulding & Voegtle dalam bukunya Methods in Educational Research From Theory to Practice, disebutkan kalau etnografi berasal dari bahasa Yunani ethos dan graphos.

Yang artinya tulisan mengenai suatu kelompok budaya. Sedangkan Menurut Le Clompte dan Schensul etnografi yaitu metode penelitian yang berguna dalam menemukan pengetahuan yang terdapat/terkandung dalam suatu budaya atau komunitas tertentu.

2. Jenis Metode Fenomenologi
Istilah fenomenologis ini berasal dari bahasa Yunani, yakni phainomenon (penampakkan diri) dan logos (akal). Ilmu tentang penampakan ialah ilmu tentang apa yang menampakkan diri pada pengalaman subjek.

Donny Gahrial Adian di dalam buku Pengantar Fenomenologi menyebutkan bahwa fenomenologis yakni sebuah studi tentang fenomena-fenomena atau apapun itu yang tampak. Dengan kata lain fenomenologi merupakan mendapatkan penjelasan tentang realitas yang nampak.

3. Jenis Metode Studi Kasus
Menurut Bogdan dan Bikien (1982) studi kasus adalah pengujian secara rinci terhadap satu latar atau satu subjek atau satu tempat penyimpanan dokumen atau satu peristiwa tertentu.

Surachrnad (1982) telah membatasi pendekatan studi kasus sebagai suatu pendekatan dengan memusatkan perhatian terhadap suatu kasus secara intensif serta rinci.

4. Jenis Metode Teori Dasar
Jujun S. Suriasumantri (1985) menyatakan bahwa penelitian dasar atau murni yakni penelitian yang bertujuan untuk menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah diketahui.

5. Jenis Metode Studi Kritis
Metode Studi kritis yaitu metode yang digunakan untuk penelitian yang berkembang dari teori kritis, feminis, ras serta pasca modern yang bertolak dari asumsi kalau pengetahuan itu bersifat subjektif.

Peneliti yang kritis memandang bahwa masyarakat terbentuk oleh orientasi kelas, status, ras, suku bangsa, jenis kelamin dan lain sebagainya. Peneliti feminis umumnya memusatkan perhatiannya terhadap masalah gender, ras, sedangkan peneliti pasca modern memusatkan perhatian pada institusi sosial dan kemasyarakatan.

6. Metode Analisis Konsep
Menurut Peter Salim di dalam kamus besar Bahasa Indonesia (1990:61) analisis yaitu penyelidikan terhadap suatu problem/peristiwa (perbuatan, karangan dan sebagainya) guna mendapatkan fakta yang tepat (asal-usul, sebab, penyebab, sebenarnya, dan lain sebagainya)”.

Sedangkan pengertian konsep menurut Woodruf  yaitu suatu ide atau gagasan yang relatif sempurna serta bermakna, suatu pengertian tentang suatu objek, produk subjektif yang bermula dari cara seseorang membuat pengertian terhadap objek-objek atau benda-benda lewat pengalamannya (setelah melakukan persepsi pada objek/benda).

Dari dua definisi diatas kita dapat menyimpulkan bahwa definisi metode analisis konsep yakni penelitian yang memfokuskan pada suatu konsep yang sudah ada sebelumnya, supaya dapat difahami, digambarkan, dijelaskan serta implementasinya di lapangan.

7. Metode Analisis Sejarah
Metode analisis sejarah/penelitian historis menurut Jack. R. Fraenkel & Norman E. Wallen, 1990 : 411 di dalam Yatim Riyanto, 1996: 22 dalam Nurul Zuriah, 2005: 51 yakni penelitian yang secara eksklusif memfokuskan terhadap masa lalu.

CONTOH JUDUL PENELITIAN KUALITATIF:

  1. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Membeli Produk
  2.  Analisis Nilai-Nilai Patriotisme
  3.  Analisis Peran Kepala Sekolah Dalam Menerapkan Manajemen Mutu Pendidikan
  4.  Cara Belajar Siswa Berprestasi
  5.  Cara Belajar Siswa SD Dalam Menghadapi Ujian Nasional
  6.  Eksploitasi Anak Jalanan
  7.  Evaluasi Kebijakan Pendidikan Inklusif
  8.  Gambaran Manajemen Pembelajaran PAI
  9.  Kebiasaan Belajar Pada Siswa Berprestasi Di SD
  10.  Kebiasaan Membaca Siswa Sekolah Dasar
  11.  Keefektifan Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengarang Melalui Kebiasaan  Menulis Buku Harian
  12.  Kesulitan Pemahaman Konsep Gaya Pelajaran IPA
  13.  Kinerja Dan Profesionalisme Guru SD
  14.  Kompetensi Global Guru Sekolah Dasar
  15.  Kompetensi Guru Dalam Perencanaan Pembelajaran
  16.  Makna Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan
  17.  Manajemen Keuangan Sekolah
  18.  Metode Pembelajaran Yang Efektif Dalam Membentuk Karakter
  19.  Metode Pembelajaran Yang Efektif Untuk Menyampaikan Materi Pecahan
  20.  Minat Kegiatan Kepramukaan Siswa SD
  21.  Model Pembelajaran Yang Efektif Dalam Pembelajaran
  22.  Model Pemberian Tugas Pembelajaran Matematika
  23.  Pelaksanaan Bimbingan Konseling Di SD
  24.  Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah Di SD
  25.  Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Pada Bahasan Trigonometri
  26.  Pentingnya Keterampilan Membaca Bagi Siswa SD
  27.  Pentingnya Semangat Kerja Karyawan Guna Meningkatkan Produktivitas
  28.  Peran Guru Kelas Sebagai Fasilitator
  29.  Peran Orang Tua Terhadap Anak Berprestasi
  30.  Peran Orang Tua Terhadap Anak Dalam Bidang Akademik
  31.  Persepsi Dan Perilaku Merokok Mahasiswa PGSD
  32.  Persepsi Guru Kelas Terhadap Pelaksanaan KTSP
  33.  Persepsi Guru Matematika Terhadap Penggunaan Bahan Manipulatif
  34.  Persepsi Guru Terhadap Penerapan Kurikulum KTSP
  35.  Persepsi Masyarakat Terhadap Penggunaan Metode Inkuiri
  36.  Persepsi Siswa Terhadap Peran Guru Bimbingan
  37.  Persepsi Siswa Terhadap Pola Interaksi Guru Dalam Pembelajaran
  38.  Pesan Dalam Tarian Topeng Panji Cirebon
  39.  Pola Belajar Siswa Dalam Menghadapi Ujian Nasional
  40.  Pola Emosi Guru Dalam Menjalankan Tugas Di SD
  41.  Profesionalisme Guru SD
  42.  Profil Guru Yang Efektif Mendidik Siswa SD
  43.  Strategi Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa
  44.  Strategi Harian Tribun Timur Untuk Menjadi Surat Kabar Terpercaya Di Kota Makassar
  45.  Teknik-Teknik Motivasi Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar
  46.  Upaya Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa SD
  47.  Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru
  48.  Upaya Peningkatan Belajar Matematika Melalui Tugas Pekerjaan Rumah
  49.  Variasi Keterampilan Mengajar Guru

No comments for "Contoh Judul Skripsi Kualitatif Update 2020/2021 (Lengkap)"