Contoh Soal UKOM Perawat Ners dan pembahasannya PDf (Part 1)

Contoh Soal UKOM Perawat Ners dan pembahasannya PDf (Part 1) - Hallo sahabat perawat dimanapun kalian berada sangat senang sekali bisa kembali lagi dalam memberikan sebuah contoh soal ujian kompetensi yang tentunya mungkin bisa dijadikan sebagai bahan referensi untuk kalian semua.

Contoh Soal Ukom Perawat

1. Seorang wanita berusia 45 tahun dirawat di rumah sakit dengan odema paru akut. Pasien mengeluh nyeri dan sesak nafas. Dokter memberikan terapi morphim 2 – 5 mg intra vena.

Apakah tindakan perawat yang tepat pada kasus di atas? 

a. Tidak memberikan obat menunggu pasien tidak sesak. 
b. Memberikan obat hanya ketika pasien mengeluh nyeri saja 
c. Mengklarifikasi kepada dokter tentang pemberian morphim karena pasien sesak 
d. Memberikan obat sesuai program terapi dan melakukan monitoring status pernafasan 
e. Mengklarifikasi kepada dokter tentang pemberian morphim karena interval pemberian tidak ada

Jawaban : d. Memberikan obat sesuai program terapi dan melakukan monitoring status pernafasan
Pembahasan :
Kolaborasi dalam pemberian therapy dan monitoring setelah pemberian therapy yang diberikan


2. Seorang laki-laki usia 62 tahun tidak sadarkan diri setelah merasakan nyeri dada, kemudian oleh keluarganya segera di bawa ke RS terdekat. Perawat triage segera membawa klien menuju kritikal care untk dilakukan RJP karena nadi tidak teraba. Setelah beberapa menit dilakukan RJP 5 siklus dan di cek nadi tidak teraba, kemudian diulang s.d  5 siklus lagi, tetap nadi tidak teraba, dan dinyatakan nyawa klien tidak tertolong. Pihak keluarga marah dan melaporkan kejadian ke kepolisian karena dianggap perawat lalai dalam melaksanakan prosedural. Kelalaian apakah yang dilakukan oleh perawat emergency room dalam menangani kasus tersebut ? 

a. Pelaksanaan RJP tidak sesuai prosedur 
b. Klien seharusnya langsung ditangani di triage 
c. Pemberian informed consent RJP 
d. Perawat triage salah menempatkan prioritas 
e. Tidak melaksanakan disharge planning

Jawaban :C. Pemberian informed consent RJP 
Pembahasan :
Setiap tindakan yg akan, sedang dilakukan ke pasien harus tetap ada inform consent sebagai bentuk persetujuan tindakan kita kepada pasien. Karena pada kasus pasien tidak sadar bisa minta inform consent di keluarga yg bertanggung jawab. Jadi ada perawat yg melakukan RJP dan ada perawat yg memberikan penjelasan kepada klg dan mnta persetujuan


3. Seorang kepala ruang di bangsal anak sedang melakukan penilaian kinerja terhadap anggotanya. Hasil kinerja menunjukkan tidak ada inisiatif, dan kurang berpikir kritis dalam menganalisis hasil pengkajian dan hanya bekerja sesuai rutinitas yang berjalan. Dari kesimpulan menujukan stagnansi prestasi kerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Apa tindakan prioritas yang dilakukan kepala ruang lakukan dalam kondisi tersebut? 

A. Menyiapkan reward bagi perawat dengan kinerja baik 
B. Merancang inovasi pelaksanaan asuhan keperawatan 
C. Menyusun ulang standar operasional prosedur di ruangan 
D. Menyusun standar supervisi yang ideal untuk perawat pelaksana 
E. Mengajukan rancangan perubahan aturan insentif perawat kepada manajemen keperawatan RS

Jawaban :B. Merancang inovasi pelaksanaan asuhan keperawatan 
Pembahasan : 
Fokus pd data, tdk ad inisiatif, krg brpikir kritis. jd kepala ruang perlu inovasi pelaksann askep,

4. Ny. P masuk rumah sakit jiwa dengan alasan klien sering bicara ngelantur, ketawa sendiri, menutup telinganya. Enam bulan ini setelah klien diceraikan suaminya, klien hanya melamun dan tiduran di kamar. Dari hasil pengkajian keperawatan, penampilan klien tidak rapi, rambut klien kotor, tidak tersisir dan terurai. Klien juga makan sendiri namun selalu tercecer dan sisa makanannya selalu menempel dimulut. 

Apakah diagnosa keperawatan yang muncul sesuai kondisi yang dialami oleh Ny. P saat ini? 

a. Resiko tinggi perilaku kekerasan : menciderai orang lain 
b. Gangguan konsep diri : harga diri rendah 
c. Perubahan proses piker : waham 
d. Defisit perawatan diri 
e. Isolasi social : menarik diri

Jawaban : d. Defisit perawatan diri
Pembahasan :
Data yang ditemukan : Dari hasil pengkajian keperawatan, penampilan klien tidak rapi, rambut klien kotor, tidak tersisir dan terurai. Klien juga makan sendiri namun selalu tercecer dan sisa makanannya selalu menempel dimulut

5. Tn. F masuk rumah sakit jiwa diantar oleh mertuanya karena sering ketakutan sendiri dan sering mengatakan ada sekelompok orang dari luar angkasa yang mengejar-ngejarnya untuk dijadikan sandera. Dan yang terakhir, klien mengunci semua keluarganya di rumah dan melarang keluarganya untuk keluar rumah selama sehari. Klien dulunya adalah seorang buruh pabrik dan enam bulan yang lalu di PHK.

Apakah diagnose keperawatan yang muncul sesuai kondisi yang dialami oleh Tn. F saat ini? 

a. Resiko tinggi perilaku kekerasan : menciderai orang lain 
b. Gangguan konsep diri : harga diri rendah 
c. Perubahan proses pikir : waham 
d. Resiko bunuh diri 
e. Defisit perawatan diri

Jawaban
c. Perubahan proses pikir : waham 
Pembahasan :
sering ketakutan sendiri dan sering mengatakan ada sekelompok orang dari luar angkasa yang mengejar-ngejarnya untuk dijadikan sandera.

6. Seorang wanita usia 60 tahun datang ke poliklinik Geriatri dengan keluarganya. Klien mengeluh nyeri sendi pada bagian punggung. Nyeri tersebut dirasakan setelah mengangkat ember sewaktu klien mau mandi. Keluarga mengatakan bahwa akhir-akhir ini melihat tinggi badan klien sepertinya bertambah pendek. 

Manakah data hasil pemeriksaan fisik yang akan didapatkan oleh perawat kasus tersebut? 
 
A. Kiposis
B. Kelemahan otot 
C. Bengkak pada sendi 
D. Aktivitas sehari-hari dibantu 
E. Hasil foto rongent tampak pengeroposan tulang

Jawaban :A. Kiposis
Pembahasan :
lead in=data hasil pemeriksaan fisik.
Df= nyeri sendi pada bagian punggun dan tinggi bdan bertambh pendek
Kifosis adalah kelainan tulang belakang yang melengkung ke depan atau cembung ke belakang secara berlebihan sehingga seseorang yang mengalaminya akan menjadi bungkuk. Normalnya, punggung atas, atau daerah tulang belakang atas, memang memiliki kurva atau kelengkungan ke depan namun hanya sedikit.

Baca juga :