Update Contoh Soal Uji Kompetensi D3 Keperawatan pdf Terbaru Mudah Dipahami (Part 2)

Update Contoh Soal Uji Kompetensi D3 Keperawatan pdf Terbaru Mudah Dipahami - Berikit ini ulasannya semoga bermanfaat untuk kalian semua ya guys.


1. Perawat melakukan kunjungan rumah pada keluarga Tn B (31 thn) di Kelurahan Bandar Kediri. Istri Tn B Ny C saat ini sedang hamil 5 bulan (G1PoAo) saat pengkajian mengeluh sering pusing, mata berkunang-kunang dan sering merasa cepat lelah. Hasil pemeriksaan fisik Hb Sahli 9 gr%. Ny C tidak pernah memeriksakan kehamilannya ke pelayanan kesehatan.

Berdasarkan ilustrasi di atas diagnosakeperawatan keluarga yangditegakkan perawat adalah ? 

a. Resiko partus premature pada Ny C b/d KMK mengenal masalah kesehatan 
b. Resiko gawat janin pada Ny C b/d KMK merawat keluarganya yang sakit 
c. Anemia pada Ny C b/d KMK mengambil keputusan yang tepat 
d. Resiko cidera pada Ny C b/d KMK menyiapkan lingkungan yang sehat bagi anggota 
keluarga 
e. Resti bertambah buruknya kondisi kesehatan Ny C b/d KMK memanfaatkan fasilitas 
pelayanan kesehatan

Jawaban : E. Resti bertambah buruknya kondisi kesehatan Ny C b/d KMK memanfaatkan fasilitas 
pelayanan kesehatan
Pembahasan :
Df: mengeluh sering pusing. Mata berkunang. cepat lelah. Tdk prnh memeriksakn kehamilannya
Op: e krn ibi resti bertmbh buruk akan kondisinya b.d tdk di manfaatkan faskes yg ada.

2. Keluarga pasangan Bapak M dan Ibu S mempunyai 2 orang anak(usia 8 tahun dan 4 tahun) tinggal di desa X. Saat dilakukan kunjungan oleh perawat F Ibu S mengeluh anakanya yang pertama mempunyai masalah nafsu makan menurun dan sering kesulitan untuk BAB karena fecesnya keras. Pemeriksaan fisik makan habis 8 sendok, konjuntiva tidak pucat. 

Dari ilustrasi kasus di atas apa tindakan perawat F yang tepat untuk keluarga Bapak M tersebut? 

a. Memberikan penkes cara mengatasi kesulitan BAB 
b. Memberikan penkes tentang nutrisi dan pemberian makanan tinggi serat 
c. Memberikan makanan tambahan untuk anak 
d. Menganjurkan keluarga Bapak M membawa anak ke PKM 
e. Menganjurkan pada Ibu S untuk menyajikan makanan bergiz

Jawaban : B. Memberikan penkes tentang nutrisi dan pemberian makanan tinggi serat 
Pembahasan :
Saat dilakukan kunjungan oleh perawat F Ibu S mengeluh anakanya yang pertama mempunyai masalah nafsu makan menurun dan sering kesulitan 
untuk BAB karena fecesnya keras. Pemeriksaan fisik makan habis 8 sendok, konjuntiva tidak pucat

3. Seorang wanita berusia 50 tahun dirawat di rumah sakit dengan gagal jantung kanan. Pasien mengeluh kaki bengkak, badan lemah, anoreksia dan perut terasa sebah. Hasil pemeriksaan didapatkan murmur diastolik jelas di ICS 5 sisi sternum kiri, kaki bengkak, JVP meningkat, dan hepatomegali. Vital sign; tekanan darah 110/70 mmHg, Frekwensi andi 100 X/mnt, frekwensi nafas 18 X/mnt. 

Apakah masalah utama pada kasus di atas? 

a. Intoleransi aktivitas 
b. Gangguan rasa nyaman 
c. Kelebihan volume cairan 
d. Resiko gangguan intregitas kulit 
e. Gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan

Jawaban :C. Kelebihan volume cairan 
Pembahasan :
Gagal jantung kanan cenderung mengakibatkan pengumpulan darah yang mengalir ke bagian kanan jantung. Hal ini menyebabkan pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, tungkai, hati, dan perut.

4. Seorang pria usia 55 tahun dirawat di rumah sakit dengan stroke infark. Pasien sadar penuh, mengalami gangguan bicara, dan mengalami hemiplegia sinistra. Pada pemeriksaan uji kekuatan otot pada ektremitas kiri diapatkan nilai 0.

Apakah komplikasi akut yang dapat timbul pada kasus diatas? 

a. Atropi otot 
b. Kekakuan sendi 
c. Thrombophlebitis 
d. Kerusakan intregitas kulit 
e. Gangguan komunikasi verbal

Jawaban :C. Thrombophlebitis 
Pembahasan :
Tromboflebitis adalah inflamasi atau pembengkakan pada vena (pembuluh darah balik). Inflamasi ini disebabkan oleh penggumpalan darah yang terjadi dalam vena. Umumnya, tromboflebitis terjadi pada vena di kaki. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini bisa menyerang vena pada tangan atau leher.

5. Seorang Pria berusia 55 tahun dirawat di rumah sakit dengan Gagal jantung kiri. Pasien mengeluh sesak nafas dan batuk mengeluarkan sekret putih encer. Pasien juga mengeluh mual, anoreksia dan tidak bisa tidur. Pasien nampak cemas dan gelisah. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan suara nafas tambahan krakles (rales), Tekanan darah 160/90 mmHg, Frekwensi Nadi 120 X/mnt, Frekwensi nafas 28X/mnt. Pasien mendapat terapi oksigen 5 L/mnt. 

Apakah tindakan kolaborasi utama pada kasus di atas? 

a. Pemberian obat diuresis 
b. Pemberian obat penenang 
c. Pemberian obat bronkhodilator 
d. Pemeriksaan analisa gas darah 
e. Pemberian diet tinggi kalori dan tinggi protein 


Jawaban : a. Pemberian obat diuresis 

6. Seorang Pria berusia 65 tahun dirawat di rumah sakit dengan Gagal jantung. Hasil catatan perkembangan 24 jam didapatkan data berat badan turun 1 kg, frekwensi nadi 88 X/mnt dari 105 X/mnt, suara nafas krakles hanya terdapat pada bagian basal paru.

Apakah interpretasi dari hasil catatan perkembangan pada kasus di atas? 

a. Kondisi pasien tidak mengalami perubahan 
b. Pasien memerlukan tindakan perawatan yang lebih progresif 
c. Tindakan perawatan dan terapi memberikan efek yang diharapkan 
d. Tidak memerlukan tindakan terapi lanjut karena gagal jantung telah teratasi 
e. Tindakan perawatan tidak berhasil dan Kondisi gagal jantung pasien semakin berat
Jawaban :c. Tindakan perawatan dan terapi memberikan efek yang diharapkan 

Baca juga :