Widget HTML Atas

Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas Tahun 2021 (Bimbingan Teknis)

Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas Tahun 2021 (Bimbingan Teknis) - Hallo bapak ibu semua kali ini saya akan sedikit memaparkan beberapa hal tentang pemetaan mutu paud yang mungkin bisa dijadikan sebagai bahan bacaan atau contoh kepada bapak ibu sekalian.

BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas Tahun 2021 secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (9/6/2021). 

Kegiatan ini dihadiri oleh 89 orang yang merupakan perwakilan dari Disdikpora Kabupaten/Kota, Pengawas/Penilik, dan Fasilitator dari seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Bali secara daring. Kegiatan ini di buka secara resmi oleh Plt. 

Kepala BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali, Dra. Endah Warsiati, M.Pd. Dalam arahan dan sambutannya beliau menyampaikan mengenai rangkaian kegiatan Penjaminan Mutu Pendidikan yang salah satunya dilakukan melalui kegiatan Pemetaan Mutu. Dra. Endah Warsiati, M.Pd. dalam arahannya menyampaikan besar harapannya adanya kerja sama antara BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan Pemetaan Mutu Satuan di Kab/Kota.

Pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas Tahun 2021 secara daring 

melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (9/6/2021)

Dalam sesi pertama kegiatan bimtek daring ini di paparkan materi terkait capaian BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali tahun 2020 dan target BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali tahun 2021 oleh Widyaprada BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali, Made Kusuma Wardani, S.H.,M.Pd.H. 

Lingkup pembahasan materi pertama ini dibagi menjadi 3 pembahasan yaitu mengenai data mutu satuan PAUD dan Dikmas tahun 2017-2020, lalu data satuan pemetaan mutu tahun 2017-2020 yang sudah terakreditasi serta penjaminan satuan PAUD dan Dikmas tahun 2021. 

Made Kusuma Wardani, S.H.,M.Pd.H. menyampaikan bahwa sasaran pemetaan mutu dari tahun 2017-2020 sejumlah 1118 satuan, sementara jumlah satuan yang sudah terakreditasi pada rentang tahun yang sama yaitu total 1550 satuan. 

Terdapat 75,19% satuan PAUD, LKP  dan PKBM yang telah terakreditasi melalui jalur Pemetaan Mutu. Dari 597 satuan yang sudah terakreditasi melalui jalur Pemetaan Mutu: 16% terakreditasi A, 75% terakreditasi B, 9% terakreditasi C. Kab/Kota dengan akreditasi terbanyak setelah mengikuti program Pemetaan Mutu adalah Badung, Gianyar, Tabanan. Terdapat 24,81% satuan yang belum terakreditasi setelah mengikuti Pemetaan Mutu, yang terdiri dari: 17 LKP, 167 PAUD, dan 13 PKBM. 

Beliau juga menyapaikan terkait Alur Pemetaan Mutu yang dimulai dari bimtek pemetaan mutu, dilanjutkan dengan pengisian instrument 8 SNP oleh petugas pemetaan mutu ke seluruh satuan PAUD dan Dikmas, dan setelahnya akan diadakan verifikasi dan validasi oleh BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali dan akhirnya akan dilakukan proses olah data dan analisis data hasil pemetaan mutu tahun 2021. 

Dalam paparannya beliau menyapaikan harapannya Dinas Pendidikan dapat memonitoring proses pengisian instrumen seluruh satuan oleh Pengawas/Penilik dan Fasilitator di setiap Kabupaten/Kota.

Kemudian paparan materi dilanjutkan dengan materi terkait Capaian BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali tahun 2020 dan target BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali tahun 2021 oleh Drs. Nyoman Diasa Widyaprada BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali. Dalam papaprannya Drs. 

Nyoman Diasa menyampaikan jadwal pelaksanaan pengumpulan data yang dilakukan oleh petugas pemetaan mutu yang terdiri dari perwakilan pengawas/penilik/fasilitator pada masing-masing kabupaten/kota.

Beliau menyampaikan bahwa Pengumpulan data dilakukan sesuai jadwal yang telah disusun oleh BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali berdasarkan pengajuan dari masing-masing perwakilan pengawas/penilik/fasilitator di Kab/Kota, dan diprioritaskan untuk beberapa satuan yang menjadi sasaran PSP dan POP (data ini berdasarkan dari data yang diberikan oleh pusat). 

Beliau juga menyampaikan bahwa dalam pemetaan mutu kali ini Pengisian instrument dilakukan secara formulir daring yaitu menggunakan aplikasi google form.

Drs. I Komang Saptono & I Wayan Wijania, S.Pd.AUD.,M.Pd dari BAN PAUD PNF Provinsi Bali 

menyampaikan terkait Kebijakan dan Mekanisme Akreditasi.

Materi selanjutnya di lanjutkan oleh Drs. I Komang Saptono & I Wayan Wijania, S.Pd.AUD.,M.Pd dari BAN PAUD PNF Provinsi Bali terkait Kebijakan dan Mekanisme Akreditasi. 

Pembahasan materi ini dibagi menjadi 2 pembahasan yaitu kebijakan akreditasi dan mekanisme akreditasi. Drs. I Komang Saptono menyampaikan Sasaran akreditasi tahap 1 tahun 2021 adalah bagi satuan PAUD dan PKBM  yang belum diakreditasi. 

Bagi provinsi dengan sasaran akreditasi yang tidak memenuhi kuota, dapat  melakukan reakreditasi sebagai pemenuhan kuota sasaran yang telah  ditetapkan. Sasaran akreditasi tahap 2 tahun 2021 adalah satuan PAUD yang telah  ditentukan melalui pengambilan sampel rapor mutu pendidikan per  Kab/Kota.

Pada tahun 2021 Bali mendapat kuota akreditasi sejumlah 310 satuan. Beliau menegaskan bahwa di tengah pandemic ini semua mekanisme akreditasi dilakukan  secara daring.

Sesi diskusi dan Tanya jawab dalam Bimbingan Teknis Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas Tahun 2021 secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (9/6/2021).

Paparan materi dalam webinar ini ditutup dengan paparan materi dari Made Kusuma Wardani, S.H.,M.Pd.H  terkait instrument PAUD dan PKBM yang tahun ini dilakukan secara formulir daring. 

Pada kegiatan pemetaan mutu ini digunakan instrumen yang mengacu pada instrumen dari BAN PAUD dan PNF, Instrumen tersebut terdiri dari instrument PAUD dan instrument PKBM. Pada kegiatan Pemetaan Mutu instrument yang akan digunakan sudah diubah kedalam bentuk instrumen daring melalui google form. Masing-masing instrument terdiri dari 8 Standar Nasional Pendidikan. 

(Standar Kompetensi Lulusan (Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak),Standar isi ,Standar Proses,Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan,Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan,Standar Pembiayaan, Standar Penilaian) Instrumen PAUD terdiri dari 23 butir dokumen yang harus dipenuhi oleh satuan PAUD. Instrumen PKBM juga terdiri dari 23 butir dokumen yang harus dimiliki oleh satuan PKBM.

Kegiatan ditutup oleh Plt Kasubag BP PAUD dan Dikmas Provinsi Bali, Arma Fetria, S.Pd yang menyampaikan harapan terhadap kelanjutan kegiatan Pemetaan Mutu kedepannya.  Setelah kegiatan Bimtek ini, akan diadakan bimtek dengan melibatkan dinas pendidikan masing-masing kabupaten/kota selaku narasumber dan mengundang seluruh satuan di setiap kabupaten/kota sebagai peserta kegiatan.

Baca Juga

No comments for "Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas Tahun 2021 (Bimbingan Teknis)"

close