Latihan Soal Uji Kompetensi D3 Bidan Dan Jawaban Tahun 2022/2023 Edisi 5

Latihan Soal Uji Kompetensi D3 Bidan Dan Jawaban Tahun 2022/2023 Edisi 5 - Hallo sahabat bidan yang di cintai pacarnya, kali ini admin akan membagikan kepada kalian semua tentang sebuah informasi contoh soal uji kompetensi d3 kebidanan yang mungkin bisa dijadikan sebagai pembelajaran untuk kalian semua.


Dibawah ini adalah Contoh Soal Uji Kompetensi / UKOM Kebidanan dan Kunci Jawaban Edisi Ke 5 Terbaru dan Terlengkap

Hai teman-teman semua, kali ini ukomkebidanan.blogspot.com akan memberikan contoh soal UKOM edisi yang ke 5, yok kita belajar contoh soalnya dibawah ini

1. Seseorang perempuan yang berumur 39 tahun datang dengan suaminya dan anak-anak angkatnya datang ke BPS, Perempaun tersebut telah menikah selama 3 tahun namun ia mengeluhkan belum memiliki anak. Perempaun tersebut mengatakan ia tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan, ketika senggama tidak masalah dan baik-baik saja, mereka sangat ingin memiliki seorang anak keturunan asli. Setelah dilakukan pemeriksaan medis ternyata perempaun tersebut terdapat sumbatan pada tuba fallopi.

Apakah kemungkinan penyebab utama pada kasus di atas ?

a. Endometriosis
b. Hiperprolaktinemia
c. Salphingitis
d. Polycystic ovary sindrome
e. Endrometriosis

Jawaban : c. Salphingitis
Rasional :
Salphingitis adalah sebuah peradangan sekaligus disebabkan oleh infeksi pada tuba. Salphingitis juga sering dikenal dengan nama radang panggul. Adapun gejala-gejalanya seperti nyeri abdomen, sakit pinggul, keputihan, demam, sering BAK, dan terkadng menybabkan mual mutah serta tendensi pada anus

2. Seseorang pasien perempuan yang baru berusia 28 tahun telah hamil 30 minggu dan dengan riwayat kehamilan G4 P3 A2, pasien tersebut datang ke RS bersama dengan suaminya tersayang dengan keluhan perdarahan pervaginam merah kehitaman, mengeluh nyeri perut menetap, gerakan janin tidak dapat dirasakan pasien. Dari hasil pemeriksaan DJJ(-), palpasi ditemukan perut pasien teraba keras. Hasil pemeriksaan TTV yaitu TD=120/70 mmhg, N=82x/menit, S=36,6 derajat celsius.

Apakah diagnosa yang dapat ditegakkan pada kasus pasien di atas?

a. Vasa previa
b. Plasenta previa
c. Solusio plasenta
d. Plasenta letak rendah
e. Hipertensi dalam kehamilan

Jawaban : c. Solusio plasenta
Rasional :
Solusio plasenta atau disebut juga dengan abruptio plasenta merupakan kejadian ketika lepasnya plasenta bagian dalam yang terjadi selama masa hamil sebelum ibu melahirkan. Hal ini ditandai dengan gejala nyeri perut nemetap, perdarahan pervagina kehitaman, rahmi terasa nyeri, kontraksi yang cepat, serta gerakan janin yang melambat bahkan sulit dirasakan. Dari hal-hal tersebut maka pasien tersebut menderita solusio plasenta



3. Seseorang perempuan yang bernama ny. Z berusia 32 tahun datang ke klinik kandungan dan mengatakan ia memiliki riwayat abortus 3 kali. Saat ini ia mengalami perdarahan yang tidak kunjung henti semenjak mulai haid sampai sekarang ini. Pasien mengatakan perdarahan telah terjadi selama 11 hari terakhir dengan sifat darah banyak, disertai dengan nyeri tertusuk-tusuk pada perut yang intermitten. Pasien saat ini mengeluh pusing dan mudah berkunang – kunang. Dari pemeriksaan VT oleh bidan di jumpai adanya masa uterus, dapat dan berbenjol – benjol.

Berdasarkan hasil pemriksaan diatas, dugaan diagnose ny. Z adalah....

a. Myoma uteri
b. Molla hidatisa
c. Abortus habitualis
d. Torsi mymo uteri
e. Korio karisnoma

Jawaban : a. Myoma uteri
Rasional :
Myoma uteri adalah pertumbuhan sel abnormal yang tumbuh disekitar uterus dan belum bersifat kanker namun Myoma uteri juga merupakan cikal bakal terbentuknya tumor jinak. Myoma uteri ini dtandai dengan berbagai gejala seperti nyeri perut bagian bawah, rasa sakit ketika berhubungan, haid yang berkepanjangan, sering sekali BAK, terkadang mengalmai konstipasi serta sering mengalami abortus.


4. Bagaimana asuhan kebidanan untuk ny. Z tersebut......

a. Memasang tampon
b. Melakukan dalam digital
c. KIE untuk ke RS
d. Memberi terapi hormonal
e. Bedres

Jawaban : c. KIE untuk ke RS
Rasional :
Komunikasi, Infomarsi dan Edukasi terhadap pasien perlu dilakukan karena penyakit Myoma uteri merupakan diagnosa yang serius perlu ditangani sehingga pasien perlu dirujuk untuk berobat ke rumah sakit



5. Apakah penyebab keguguran 3 kali berturut – berturut yang dialami ny. Z tersebut....

a. Gangguan pertumbuhan hasil konsepsi karena virus
b. Menurutnya kesuburan uterus karena adanya sarang myma
c. Gangguan pertumbuhan hasil konsepsi karena molla hidatisa
d. Gangguan pertumbuhan hasil konsepsi karena kelainan bentuk uterus
e. Adanya virus toxoplasma

Jawaban : b. Menurutnya kesuburan uterus karena adanya sarang myma
Rasional :
cukup jelas, bahwa Myoma uteri akan mengganggu hormon estrogen dan progesteron pada wanita sehingga akan mengganggu janin didalamnya serta adanya benjolan pada uteri juga merupakan salah satu penyebab keguguran walau dengan frekuensi yang berbeda-beda



6. Untuk menegakkan diagnosa yang tepat dalam kasus diatas, perlu dilakukan pemeriksaan.......

a. Hb
b. USG
c. Biopsy
d. Pap smear
e. IVA test

Jawaban : b. USG
Rasional :
pemeriksaan USG perlu dilakukan dalam memastikan dan menegakkan diagnosa. USG akan dapat menentukan jenis tumor, letak tumor, ketebalan edometrium serta ketebalan adnexa rongga pelvis.



7. Bagaimana indakan medis yang tepat untuk ny. Z diatas yaitu....

a. Colostomy
b. Curetase
c. Miomektomi
d. Salpingektomi
e. Biopsy

Jawaban : c. Miomektomi
Rasional :
Cukup jelas, pasien telah didiagnosa Myoma uteri, maka tindakan yang paling tepat yaitu dengan melakukan Miomektomi
Baca juga :