Kisi-kisi soal uji kompetensi (ukom) Keperawatan Gerontik 1 Pdf

CONTOH SOAL UJI KOMPETENSI Keperawatan Gerontik 1. Wanita 60 Tahun penghuni PSTW memiliki riwayat hipertensi semenjak 1 - Hallo sahabat perawat dimanapun kalian berada kesempatan kali ini admin akan membagikan kepada kalian semua tentang sebuah kisi-kisi soal keperawatan yang mungkin bisa kalian jadikan sebagai bahan refensi untuk menghadapi ukom tahun ini.

CONTOH SOAL UJI KOMPETENSI

Keperawatan Gerontik

1. Wanita 60 Tahun penghuni PSTW memiliki riwayat hipertensi semenjak 10 tahun yang

lalu, hasil pemeriksaan tekanan darah 160/100 mmHg, klien menyatakan sakit kepala

berat, tengkuk/ leher bagian bawah, mata kunang-kunang/pandangan gelap/kabur,

dan telinga berdengung.

Pertanyaan Soal

Apa intervensi keperawatan mandiri utama yang dilakukan?

Pilihan Jawaban

a. Diet rendah garam,lemak dan pedas.

b. Autogenic training.

c. Kontrol tekanan darah.

d. Latihan fisik.

e. Mekanisme koping dan adaptif.

(Referensi : Bobak, Syaifuddin 2006.)


2. Seorang laki-laki, 65 tahun dirawat di IGD dengan keluhan nyeri dada berat yang

hilang timbul dan mual/muntah sejak 2 hari yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan:

tekanan darah 150/100 mmHg, skala nyeri 8, EKG menunjukkan ST elevasi dan Q

inverted. Klien merasa cemas terhadap kondisinya saat ini.

Pertanyaan Soal

Apa intervensi keperawatan utama yang dilakukan?

Pilihan Jawaban

a. Relaksasi progresif.

b. Kolaborasi pemberian therapi.

c. Kontrol tekanan darah.

d. Manajemen koping.

e. Ciptakan lingkungan aman.

(Referensi : Bobak, Syaifuddin 2006.)


3. Laki-laki 55 tahun penghuni PSTW saat ini menderita DM, hasil KGD 320 mg/dl.

Klien mengatakan ada luka pada telapak kaki kanannya yang sampai sekarang tidak

sembuh, kakinya terasa kesemutan ketika duduk melihat TV ataupun saat mengikuti

jadwal kegiatan panti, klien mampu melakukan aktifitas seperti biasanya meskipun

kadang merasakan cepat lelah.

Pertanyaan Soal

Apa intervensi keperawatan mandiri utama yang dilakukan?

Pilihan Jawaban

a. Diet rendah gula.

b. Manjemen perawatan diri.

c. Kontrol dula darah.

d. Latihan fisik senam kaki diabetik.

e. Wound dressing.

(Referensi : Bobak, Syaifuddin 2006.)


4. Wanita 68 tahun penghuni PSTW mengalami nyeri sendi terus menerus, kaku sendi

bangun tidur, dan bengkak sendi mulai dari tangan-karpal-metakarpal, interfalang

proksimal. Permasalan tersebut sering dialami oleh klien, klien masih bingung kenapa

penyakitnya ini hilang timbul sampai tiap 3 bulan sekali.

Pertanyaan Soal

Apa yang dapat dilakukan oleh perawat dari kasus di atas?

Pilihan Jawaban

a. Maaf bapak silahkan mengurangi makanan yang tinggi purin.

b. Bapak, silahkan untuk berolah raga tiap pagi hari.

c. Jangan suka mandi di malam hari ya bapak.

d. Silahkan datang ke klinik untuk memeriksa kadar asam uratnya.

e. Bapak sebaiknya melakukan kompres hangat pada daerah yang nyeri dan bengkak.

(Referensi : Bobak, Syaifuddin 2006.)


5. Perempuan, 60 tahun datang ke klinik geriatri dengan keluhan susah tidur karena sering

merasa panas dan gatal di malam hari, klien mengatakan sudah dua bulan tidak

mensturasi. Tekanan darah 150/100 mmhg. klien merasa cemas dengan kondisinya

saat ini.

Pertanyaan Soal

Apa masalah keperawatan utama yang dilakukan?

Pilihan Jawaban

a. Gangguan istrahat tidur.

b. Nyeri akut.

c. Pola seksualitas tidak efektif.

d. Cemas.

e. Perfusi jaringan serebral tidaj efektif.

(Referensi : Bobak, Syaifuddin 2006.)


6. Laki- laki, 67 tahun dirawat di ruang rawat inap dengan keluhan sesak nafas, dada

terasa berat serta berkeringat dingin, dari hasil pengkajian didapatkan: tekanan darah

150/100 mmHg, nadi 88 x/i, pernapasan 28 x/i.

Pertanyaan Soal

Apa intervensi keperawatan utama yang dilakukan?

Pilihan Jawaban

a. Imobilisasi.

b. Oksigenisasi.

c. Kontrol tekanan darah.

d. Manajemen koping.

e. Elektrolit.

(Referensi : Bobak, Syaifuddin 2006.)


7. Perempuan, 65 tahun dirawat di Rindu B RSUP H. Adam Malik Medan memiliki

riwayat hipertensi 2 tahun yang lalu, dari hasil pengkajian didapatkan tekanan darah

150/100 mmHg. Klien sering mengkonsumsi makanan yang tinggi garam dan

berlemak, klien jarang melakukan pergerakan dan lebih banyak melakukan aktifitas di

tempat tidur.

Pertanyaan Soal

Apa intervensi keperawatan utama yang dilakukan?

Pilihan Jawaban

a. Mekanisme koping yang adaptif .

b. Diet rendah garam dan lemak.

c. Kontrol tekanan darah.

d. Manajemen nyeri.

e. Latihan fisik.

(Referensi : Annete G.Luecknotte (1996). Gerontologik Nursing. St.louis : Mosby Book, Inc.)


8. Laki-laki, 62 tahun yang mengalami diabetik tiba di unit emergensi setelah tetangganya

menelpon unit gawat darurat karena klien ditemukan tidak responsif. Kulit kering,

kemerahan dan hangat. Tanda vital tekanan darah 90/62 mmHg, nadi 126 x/menit,

respirasi 20 x/menit dan suhu 38,7 oC. Glukosa darah 980 mg/dL, osmolaritas plasma

350 mOsm/L dan tidak ada keton dalam urine atau plasma. Gas darah arteri

menunjukkan pH 7, 40.

Pertanyaan Soal

Apakah yang diderita oleh pasien tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Ketoasidosis diabetik.

b. Hipoglikemia.

c. Hiperglikemia.

d. Hiperosmolar hiperglikemia (HHS).

e. Koma hipoglikemia.

(Referensi : Black & Hawk. 2005. Medical surgical nursing.)


9. Perempuan, 60 tahun dirawat di ruang penyakit dalam sejak 2 hari yang lalu dengan

diagnosa medis miocard infark. Pasien merasakan nyeri pada daerah dada sebelah kiri,

pada leher, bahu dan ekstremitas sebelah kiri.

Pertanyaan Soal

Apa tipe nyeri yang dirasakan?

Pilihan Jawaban

a. Transient.

b. Superfisial.

c. Kutaneus.

d. Phantom.

e. Referred.

(Referensi : Bobak, Syaifuddin 2006.)


10. Perempuan, 55 tahun dirawat di ruang rawat inap dengan keluhan pusing, jantung

berdebar-debar, sedikit sesak nafas, keringat dingin. klien menyatakan ada riwayat

pemakaian pil KB, hiperlipidemia dan pembesaran atrium kiri pada pemeriksaan

sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik yang dilakukan perawat didapatkan hasil: Tekanan

Darah : 160/100 mmHg, pernapasan : 28 x/ menit, Nadi : 88 x/menit, Suhu : 36 0 C,

JVP 5 + 2 cm H20, Ictus cordis di ICS 5 bergeser 2 cm ke lateral kiri, suara jantung S3,

ada bising abdomen. Pada pemeriksaan radiologi Cor : CTR > 50 %.

Pertanyaan Soal

Apakah yang diderita oleh pasien tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Hipertensi derajat I.

b. Hipertensi derajat II.

c. Hipertensi derajat III.

d. Hipertensi normal tinggi.

e. Hipertensi malignant.

(Referensi : Smeltzer & Bare. 2008. Medical surgical nursing.)


11. Laki-laki 67 tahun, datang ke UGD dengan keluhan sesak napas, dada tersasa berat dan

nyeri dada, serta keringat dingin.

Pertanyaan Soal

Apakah tindakan keperawatan mandiri yang segera harus dilakukan perawat pada

klien tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Menidurkan klien dan bedrest total.

b. Memberikan oksigen nasal kanul 4-5 L/m.

c. Memberikan oksigen masker 6 L/m.

d. Memberikan penghilang nyeri.

e. Meminta klien melakukan tekhnik relaksasi.

(Referensi : Woods et al., (2005). Cardiology nursing.)


12. Seorang perempuan berusia 70 tahun dating ke posyandu lansia dengan keluhan nyeri

pada sendi, hasil pemeriksaan fisik: ditemukan area persendian lutut memerah, bengkak

dan susah digerakkan.

Pertanyaan Soal

Apakah intervensi keperawatan yang ditemukan pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Kaji turgor kulit.

b. Kaji skala nyeri.

c. Kaji kekuatan otot.

d. Kaji rentang gerak.

e. Kaji tentang infeksi.

(Referensi : Smeltzer, Suzanne C, (2001). Buku Ajar Keperawatan Medical bedah, Jakarta.)


13. Seorang perempuan berusia 73 tahun saat kunjungan rumah, klien mengeluh tidak

mampu melakukan aktivitas terutama mengerjakan pekerjaan rumah. Hasil pengkajian

rentang pergerakan terbatas, kekuatan otot lemah, pasien kurang mendapatkan

perhatian keluarga.

Pertanyaan Soal

Apakah masalah utama keperawatan yang dilakukan?

Pilihan Jawaban

a. Kerusakan interaksi sosial.

b. Kerusakan integritas kulit.

c. Gangguan mobilitas fisik.

d. Resiko terjadi decubitus.

e. Deficit perawat diri.

(Referensi : Stanley (2006 ). Buku Ajar keperawatan gerontik. EGC,Jakarta.)


14. Seorang perempuan usia 56 Tahun mengeluh sering pusing, haid tidak teratur, kadang

kadang banyak, sudah dialami ± 2bulan, setelah dilakukan pemeriksaan fisik: tampak

pucat, konjungtiva anemis TD: 90/70mmHg, nadi 68 kali/menit, frekwensi nafas 20

kali/menit.

Pertanyaan Soal

Apakah tindakan perawat pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Memberikan motivasi.

b. Memahami klien sebagai lansia muda.

c. Melakukan pemantauan tanda-tanda vital.

d. Menganjurkan untuk konsultasi dengan dokter obgin.

e. Memberikan pendidikan kesehatan tentang masalah reproduksi.

(Referensi : Nugroho wahjudi. 2000. Keperawatan gerontik dan geriatric. EGC. Jakarta.)


15. Seorang laki-laki usia 72 tahun mengeluh tidak selera makan lebih kurang 1 bulan

terakhir, pola makan 2 kali/hari porsi yang dihabiskan ¼ piring, kepala kadang-kadang

pusing, setelah dilakukan pemeriksaan fisik: klien tampak pucat, konjungtiva anemis,

gigi ompong, BB menurun 4 Kg, TD;100/60 mmHg, nadi; 70 kali/menit, frekwensi

pernafasan 20 kali/menit.

Pertanyaan Soal

Apakah masalah utama klien tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Gangguan pemenuhan nutrisi b/d penurunan asupan oral.

b. Gangguan pola makan b/d kurangnya sumber makanan.

c. Ketidak seimbangan nutrisi b/d ketidaknyamanan oral.

d. Ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh b/d isolasi sosial.

e. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b/d penurunan absorbsi nutrisi.

(Referensi : Nugroho wahjudi. 2000. Keperawatan gerontik dan geriatric. EGC. Jakarta.)


16. Seorang perempuan usia 65 tahun dirawat di ruang melati Rumah Sakit Umum

Sidikalang dengan keluhahan nyeri ulu hati, tidak selera makan, mual dan muntah,

dan sudah diberikan terapi obat-obatan sesuai dengan hasil kolaborasi, setelah dirawat

selama 2 hari klien mengeluh perut mules dan diare, BAB 6 kali/hari, mulut kering,

haus.

Pertanyaan Soal

Apakah proiritas implementasi pada masalah baru pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Memberikan minum yang disukai klien.

b. Menganjurkan klien untuk membuat catatan yang berisi asupan cairan.

c. Mengkaji pemahaman klien tentang pentingnya mempertahankan hidrasi.

d. Melakukan pengkajian ulang penyebab terhadap masalah yang baru terjadi.

e. Melakukan tindakan hasil kolaborasi pemberian caiaran intravena: memasang

infus.

(Referensi : Nugroho wahjudi. 2000. Keperawatan gerontik dan geriatric. EGC. Jakarta.)


17. Seorang perempuan usia 60 tahun setelah dirawat di ruang penyakit dalam selama 1

minggu, diijinkan untuk pulang kerumah, dan klien menggunakan alat bantu jalan:

kruk, perawat mengajarkan cara penggunaan kruk, pola hidup sehat, menjelaskan

aturan dan cara memakan obat,efek samping.

Pertanyaan Soal

Apakah peran perawat gerontik pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Sebagai Pendidik klien lansia.

b. Sebagai Care Giver.

c. Sebagai Motivator.

d. Sebagai Advokasi.

e. Sebagai Konselor.

(Referensi : Nugroho wahjudi. 2000. Keperawatan gerontik dan geriatric. EGC. Jakarta.)


18. Seorang laki-laki usia 80 tahun dibawa oleh keluarganya ke rumah sakit karena sering

pergi keluar rumah tidak ingat pulang kerumah, jika ditanya sering jawaban berbelitbelit, keras kepala, susah diatur, setelah dilakukan pengkajian terhadap orientasi

tempat, waktu, orang klien tidak dapat mengingat dengan benar.

Pertanyaan Soal

Apakah masalah keperawatan pada kasus di atas?

Pilihan Jawaban

a. Gangguan fungsi afektif.

b. Gangguan fungsi sosial.

c. Gangguan fungsi mental.

d. Gangguan fungsi kognitif.

e. Gangguan fungsi psikologis.

(Referensi : Nugroho wahjudi. 2000. Keperawatan gerontik dan geriatric. EGC. Jakarta.)


19. Seorang laki-laki usia 78 tahun dibawa keluarga ke rumah sakit mengeluh 2 bulan

terakhir tidak dapat buang kecil dengan normal, merasa tidak puas buang air kecil,

perut bagian bawah terasa penuh, dan saat ini menjalani proses perawatan dengan

tindakan memasangan kateter sesuai hasil kolaborasi dengan dokter dan direncanakan

akan dilakukan operasi.

Pertanyaan Soal

Apakah rasional dari tindakan perawat tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Merangsang reflek berkemih.

b. Meningkatkan kenyamanan saat berkemih.

c. Membantu mengosongkan kandung kemih.

d. Menurunkan aktivitas otot kandung kemih.

e. Menurunkan tekanan pada dinding kandung kemih.

(Referensi : Nugroho wahjudi. 2000. Keperawatan gerontik dan geriatric. EGC. Jakarta.)


20. Seorang laki-laki usia 70 tahun dibawa keluarga ke rumah sakit karena jatuh di kamar

mandi, klien mengatakan kepalanya pusing, tidak mau membuka mata lama karena

serasa berputar, menurut keluarga sudah kedua kali ini klien jatuh. hasil pemeriksaan

fisik: TD; 170/90 mmHg, nadi :86 kali/menit, frekwensi pernafasan 20 kali/menit,

suhu : 36,8.

Pertanyaan Soal

Apakah Pemeriksaan penunjang utama apa yang harus dilakukan untuk menegakkan

diagnosa medis pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Pemeriksaan EKG.

b. Pemeriksaan MRI.

c. Pemeriksaan Treetmil.

d. Pemeriksaan CT Scan.

e. Pemeriksaan darah lengkap.

(Referensi : Nugroho wahjudi. 2000. Keperawatan gerontik dan geriatric. EGC. Jakarta.)


21. Seorang perempuan usia 70 tahun dirawat di rumah sakit, ekstremitas kiri tidak dapat

digerakkan, kekuatan otot 2, klien tampak lemah, tidak nafsu makan, aktivitas dibantu

seluruhnya telah dilakukan tindakan keperawatan mengatur posisi.

Pertanyaan Soal

Apakah prosedur tindakan selanjurnya untuk kasus tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Melatih klien latihan ROM (range of Motion) pasif.

b. Menganjurkan makan makanan kesukaan.

c. Membantu klien ke kamar mandi.

d. Memandikan klien.

e. Melatih berjalan.

(Referensi : Mubarak Iqbal, 2007, Buku Ajar Kebutuhan dasar Manisia, EGC, Jakarta.)


22. Seorang laki-laki usia 75 tahun dirawat di ruang isolasi dengan keluhan batuk berdarah,

sesak nafas, tidak selera makan, berkeringat tengah malam, gelisah,tampak kurus, mata

cekung wajah tampak pucat.suhu tubuh 39.

Pertanyaan Soal

Manakah prinsip etik yang dilakukan pada kasus klien tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Perlakukan pasien sebagai individu yang potensial menularkan dan rentan terhadap

infeksi.

b. Menganjurkan keluarga untuk melindungi diri dari penularan infeksi.

c. Mepertahankan, memelihara,meningkatkan derajat kesehatan.

d. Membantu mepertahankan identitas pribadi lansia.

e. Membuat individu lansia tidak terisolasi.

(Referensi : Nugroho wahjudi. 2000. Keperawatan gerontik dan geriatric. EGC. Jakarta.)


23. Seorang laki-laki berusia 80, seorang diri tinggal di rumahnya, anak-anaknya semua

sudah menikah dan jauh dari tempatinggalnya, merasa kesepian, tidak ada yang

memperhatikan, keadaan rumah kotor, penerangan kurang, lantai licin dan penglihatan

sudah kabur.

Pertanyaan Soal

Tindakan keperawatan apa yang dilakukan pada kasus tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Menganjurkan keluarga agar orang tua di bawa saja ke rumah anak-anaknya.

b. Menganjurkan klien dan keluarga agar tinggal di panti jompo.

c. Menganjurkan agar orang tua dirawat di rumah sakit.

d. Menganjurkan keluarga untuk merawat orangtuanya.

e. Perawat puskesmas melakukan home care.

(Referensi : Nugroho wahjudi. 2000. Keperawatan gerontik dan geriatric. EGC. Jakarta.)


24. Seorang laki-laki berusia 70 tahun di panti werdha binjai dengan diagnose hipertensi.

Dari hasil pen gkajian didaptkn data :nyeri sakit kepala,susah tidur,gelisah,

TD:180/100 mmHg,nadi 90x/menit, pernafasan 16x/menit, suhu tubuh 37 C.

Pertanyaan Soal

Dari kasus di atas manakah yang menjadi prioritas masalah keperawatan?

Pilihan Jawaban

a. Nyeri/sakit kepala

b. Susah tidur

c. Hipertensi

d. Sakit kepala

e. Gelisah

(Referensi : Buku ajar keperawatan gerontik, Mickey stanley, EGC.)


25. Seorang perempuan berusia 80 tahun di wisma Anggrek mengalami keluhan sesak

nafas, batuk, ada sekret di hidung, pernafasan 32 x/menit.

Pertanyaan Soal

Apakah intervensi yang cepat untuk mengatasi sesak nafas tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Anjurkan istirahat.

b. Tarik nafas dalam.

c. Ukur vital sign.

d. Auskultasi bunyi nafas.

e. Atur posisi semi fowler.

(Referensi : Buku ajar keperawatan gerontik, Mickey stanley, EGC.)

26. Seorang perempuan berusia 75 tahun di wisma Melati merasa sedih karena tidak

pernah dikunjungi oleh keluarganya.

Pertanyaan Soal

Masalah apakah yang sedang dialami lansia tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Masalah Biologis.

b. Masalah psikologis.

c. Masalah fungsional.

d. Masalah sosial.

e. Masalah spiritual.

(Referensi : Buku ajar keperawatan gerontik, Mickey stanley, EGC.)


27. Di panti werdha banyak dijumpai lansia dengan usia yang bervariasi mulai dari usia 50

tahun keatas.

Pertanyaan Soal

Berapakah usia lansia Menurut UU no. 4 tahun 1965?

Pilihan Jawaban

a. 55 tahun ke atas

b. 60 tahun ke atas

c. 70 tahun ke atas

d. 75 tahun ke atas

e. 80 tahun ke atas

(Referensi : Buku ajar keperawatan gerontik, Mickey stanley, EGC.)


28. Seorang perempuan berusia 65 tahun di panti jompo merasa kaget dengan perubahan

yang terjadi pada tubuhnya, kehilangan kepribadian dan mengasingkan diri.

Pertanyaan Soal

Apakah tipe lansia di atas?

Pilihan Jawaban

a. Tipe bingung

b. Tipe mandiri

c. Tipe pasrah

d. Tipe tidak puas

e. Tipe arif bijaksana

(Referensi : Buku ajar keperawatan gerontik, Mickey stanley, EGC.)


29. Seorang laki-laki berusia 75 tahun di panti werdha, mengalami kesulitan makan karena

kehilangan gigi, indera pengecapan menurun, peristaltik melemah, esofagus mengecil

dan fungsi absobrsi menurun.

Pertanyaan Soal

Pada kasus di atas terjadi perubahan fisik lansia pada?

Pilihan Jawaban

a. Sistem pencernaan

b. Sistem penglihatan

c. Sistem persarafan

d. Sistem penginderaan

e. Sistem perkemihan

(Referensi : Buku ajar keperawatan gerontik, Mickey stanley, EGC.)


30. Seorang perempuan berusia 80 tahun di wisma Anyelir dengan keluhan nyeri pada

tungkai kiri, sulit untuk berjalan.

Pertanyaan Soal

Pada kasus di atas terjadi perubahan fisik lansia pada?

Pilihan Jawaban

a. Sistem pencernaan

b. Sistem penglihatan

c. Sistem persarafan

d. Sistem penginderaan

e. Sistem muskuloskeletal

(Referensi : Buku ajar keperawatan gerontik, Mickey stanley, EGC.)


31. Seorang perempuan berusia 85 tahun di panti werdha mengeluh kesulitan untuk buang

air besar selama 2 hari dikarenakan feses yang mengeras.

Pertanyaan Soal

Intervensi apa yang dapat diberikan pada kasus di atas?

Pilihan Jawaban

a. Anjurkan makanan yang lunak

b. Anjurkan makanan tinggi serat

c. Anjurkan makanan rendah serat

d. Anjurkan makanan rendah lemak

e. Anjurkan makanan tinggi protein

(Referensi : Buku ajar keperawatan gerontik, Mickey stanley, EGC.)


32. Seorang perempuan berusia 85 tahun di panti werdha mengeluh nyeri pada sendi kedua

tungkai dan sudah dilakukan implementasi berupa teknik relaksasi dan mengatur posisi

yang nyaman.

Pertanyaan Soal

Respon apakah yang diharapkan pada pasien saat dilakukan evaluasi?

Pilihan Jawaban

a. Rasa nyeri masih ada

b. Rasa nyeri berkurang

c. Rasa nyeri hilang

d. Rasa nyeri bertambah

e. Rasa nyeri tidak berubah.

(Referensi : Buku ajar keperawatan gerontik, Mickey stanley, EGC.)


33. Seorang laki-laki berusia 80 tahun di panti werdha mengeluh sulit buang air kecil

dikarenakan pembesaran pada prostat.

Pertanyaan Soal

Apakah diagnosa keperawatan pada kasus di atas?

Pilihan Jawaban

a. Sulit buang air kecil b/d penyumbatan prostat

b. Pembesaran prostat b/d infeksi pada prostat

c. Gangguan rasa nyaman b/d pembesaran pada prostat

d. Gangguan eliminasi urine b/d pembesaran pada prostat

e. Perubahan eliminasi b/d pembesaran pada prostat

(Referensi : Buku ajar keperawatan gerontik, Mickey stanley, EGC.)


34. Seorang laki-laki 72 tahun pada kunjungan rumah ia mengeluh tidak mampu lagi

melakukan aktifitas relijius, hasil wawancara: keluarga mengatakan adanya masalah

dengan arti dan tujuan hidup berhubungan dengan diri dan orang lain, klien sudah

tidak mampu lagi berdoa.

Pertanyaan Soal

Apakah masalah keperawatan yang terjadi ?

Pilihan Jawaban

a. Resiko tinggi distress spiritual

b. Resiko tinggi gangguan relijius

c. Gangguan relijius

d. Distress spiritual

e. Konflik decisional

(Referensi : Nurjannah. (2012). Intan’s Screening Diagnoses Assesment, Moco Media,

Yogyakarta.)


35. Seorang laki-laki 70 tahun pulang dari rumah sakit sejak 2 bulan yang lalu, saat

kunjungan rumah klien mengeluh area bokong terasa panas, memerah dan ada lecet.

Hasil pengkajian: rentang pergerakkan terbatas, kekuatan otot lemah, lesi derajat satu.

Pasien kurang mendapatkan perhatian dari keluarga.

Pertanyaan Soal

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Kerusakan interaksi sosial

b. Kerusakan integritas kulit

c. Gangguan mobilitas fisik

d. Resiko terjadi decubitus

e. Deficit perawatan diri

(Referensi : Stanley. (2006). Buku ajar keperawatan gerontik. ECG, Jakarta.)


36. Seorang laki-laki 80 tahun, saat kunjungan rumah klien mengeluh tidak mampu

melakukan aktivitas terutama pekerjaan rumah. Hasil pengkajian: rentang pergerakkan

terbatas, kekuatan otot lemah. Pasien kurang mendapatkan perhatian dari keluarga.

Pertanyaan Soal

Apakah masalah utama keperawatan yang dilakukan?

Pilihan Jawaban

a. Kerusakan interaksi sosial

b. Kerusakan integritas kulit

c. Gangguan mobilitas fisik

d. Resiko terjadi decubitus

e. Deficit perawatan diri

(Referensi : Stanley. (2006). Buku ajar keperawatan gerontik. ECG, Jakarta.)


37. Seorang wanita 80 tahun, datang ke Posyandu lansia mengeluh batuk dan susah

bernapas. Hasil Pengkajian: tekanan darah 140/90 mmHg, frekuensi napas 28 x/menit,

frekuensi nadi 87 x/menit, wezzing di sertai ronchi, Nyeri skala ringan.

Pertanyaan Soal

Apakah prioritas diagnose keperawatan yang dilakukan?

Pilihan Jawaban

a. Resiko perfusi jaringan serebral tidak efektif

b. Gangguan pola napas

c. Gangguan mobilitas fisik

d. Nyeri akut/kronis

e. Deficit perawatan diri

(Referensi : Stanley. (2006). Buku ajar keperawatan gerontik. ECG, Jakarta.)


38. Seorang laki-laki berusia 69 tahun tinggal di panti werdha dengan diagnosa hipertensi.

Dari hasil pengkajian diperoleh data : klien merasa sakit kepala,susah tidur,gelisah,

TD:180/100 mmHg,nadi 90x/menit, pernafasan 16x/menit, suhu tubuh 37 C.

Dari kasus diatas manakah yang menjadi prioritas masalah keperawatan ?

a. Nyeri/sakit kepala d. Sakit kepala

b. Susah tidur e. Hipertensi

c. Gelisah


39. Seorang perempuan berusia 75 tahun tinggal dip anti werdha, dan mengalami keluhan

sesak nafas, batuk, ada sekret di hidung, pernafasan 32 x/menit.

Apakah intervensi utama yang cepat untuk mengatasi sesak nafas tersebut ?

a. Anjurkan istirahat

b. Tarik nafas dalam

c. Ukur vital sign

d. Auskultasi bunyi nafas

e. Atur posisi semi fowler


40. Seseorang dikatakan lanjut usia apabila ia tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya

sendiri dan bergantung kepada orang lain. Pernyataan ini adalah defenisi lansia

menurut UU No.4 tahun 1965.

Berpakah batasan usia lansia menurut Undang-Undang tersebut ?

a. 55 tahun ke atas d. 70 tahun ke atas

b. 60 tahun ke atas e. 75 tahun ke atas

c. 65 tahun ke atas


41. Seorang perempuan berusia 60 tahun dibawa oleh keluarganya ke panti jompo. Dia

merasa kaget dengan perubahan yang terjadi pada tubuhnya, sehingga ia merasa

kehilangan kepribadian, merasa tidak dibutuhkan dan mengasingkan diri.

Apakah jenis tipe yang dialami lansia diatas ?

a. Tipe pasrah

b. Tipe mandiri

c. Tipe bingung

d. Tipe tidak puas

e. Tipe arif bijaksana


42. Seorang pria berusia 76 tahun yang tinggal dipanti werdha mengeluh susah buang air

kecil karena mengalami pembesaran prostat akibat perubahan menua.

Diagnosa yang tepat untuk lansia tersebut adalah?

a. Sulit buang air kecil b/d penyumbatan prostat

b. Pembesaran prostat b/d infeksi pada prostat

c. Gangguan rasa nyaman b/d pembesaran pada prostat

d. Gangguan eliminasi urine b/d pembesaran pada prostat

e. Perubahan eliminasi b/d pembesaran pada prostat


Keperawatan Jiwa

43. Seorang perawat yang bekerja di Bangsal Dahlia, sedang merawat pasien laki-laki

berusia 45 tahun yang merupakan ayah dari pacarnya. Saat melakukan pengkajian,

perawat merasa sangat gugup sehingga banyak data yang tidak bisa diperoleh dari

wawancara dengan pasien tersebut selain itu perawat juga lupa untuk membuat janji

dengan pasien kapan akan kembali menemui pasien dan apa yang akan dilakukan

karena ingin segera kembali ke nurse station.

Pertanyaan Soal

Apa masalah yang sedang terjadi pada komunikasi terapeutik antara Ners Ati dan

pasien?

Pilihan Jawaban

a. Resistensi.

b. Transference.

c. Counter transference.

d. Boundary violation.

e. Konfrontasi.

(Referensi : Nurjannah, I. (2005). Komunikasi keperawatan, dasar-dasar komunikasi bagi

perawat. MocoMedika. Yogyakarta.)


Keperawatan Medikal Bedah

44. Seorang pasien berusia 25 tahun telah sembuh dari operasi usus buntu. Ketika perawat

membantunya untuk berjalan, perawat melihat pasien meringis, bergerak dengan kaku,

dan pucat. Perawat sadar bahwa pasien menolak minum obat analgesik.

Pertanyaan Soal

Manakah yang merupakan diagnosa keperawatan utama yang bisa ditegakkan pada

pasien?

Pilihan Jawaban

a. Nyeri akut berhubungan dengan takut minum obat yang diresepkan post operasi.

b. Nyeri akut berhubungan dengan prosedur pembedahan.

c. Resiko infeksi berhubungan dengan luka insisi.

d. Kecemasan berhubungan dengan outcome pembedahan.

e. Ketakutan (fear) berhubungan dengan kemungkinan terjadi nyeri.

(Referensi : Taylor, C.R., Lillis, C., LeMone P. & Lynn. P. 2011. Fundamentals of nursing the

art and science of nursing care. Wolters Kluwers Lippincott William & Wilkins.)


45. Seorang pasien berusia 23 tahun, menderita gastritis sejak 2 bulan yang lalu. Saat ini

pasien tersebut dirawat di rumah sakit sejak kemarin. Saat perawat datang untuk

melakukan pengkajian, pasien sedang berbaring dengan posisi janin sambil memegangi

perut dan mengerang kesakitan.

Pertanyaan Soal

Apakah respon nyeri yang ditunjukkan oleh pasien tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Behavioral.

b. Fisiologis simpatis.

c. Fisiologis parasimpatis.

d. Affektif.

e. Psikologis.

(Referensi : Taylor, C.R., Lillis, C., LeMone P. & Lynn. P. 2011. Fundamentals of nursing the

art and science of nursing care. Wolters Kluwers Lippincott William & Wilkins.)


46. Seorang pasien berusia 50 tahun dirawat di ruang penyakit dalam sejak 2 hari yang lalu

dengan diagnosa medis miocard infark. Pasien merasakan nyeri pada daerah dada

sebelah kiri, pada leher, bahu dan ekstremitas sebelah kiri.

Pertanyaan Soal

Apakah tipe nyeri yang dirasakan oleh pasien tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Transient.

b. Superfisial.

c. Kutaneus.

d. Phantom.

e. Referred.

(Referensi : Taylor, C.R., Lillis, C., LeMone P. & Lynn. P. 2011. Fundamentals of nursing the

art and science of nursing care. Wolters Kluwers Lippincott William & Wilkins.)


47. Seorang perempuan berusia 24 tahun mengeluh gemetar, palpitasi setelah bermain

baseball di lapangan. Perawat datang ke lapangan dan mengobservasi adanya disforesis

dan tremor. Wanita tersebut diketahui menderita diabetik.

Pertanyaan Soal

Apa tindakan yang harus segera dilakukan?

Pilihan Jawaban

a. Katakan pada wanita itu bahwa dia terlalu semangat bermain baseball.

b. Resepkan 15 gram gula yang cepat diserap, seperti jus, atau the manis.

c. Hubungi 118 gawat darurat.

d. Tanyakan pada wanita tersebut apakah dia mempunyai alat monitoring gula darah

sendiri (SMBG).

e. Memberikan lingkungan yang nyaman dan cairan untuk mengganti cairan yang

hilang.

(Referensi : Black & Hawk. 2005. Medical surgical nursing.)


48. Seorang pasien yang mengalami diabetik tiba di unit emergensi setelah tetangganya

menelpon unit gawat darurat karena klien ditemukan tidak responsif. Kulit kering,

kemerahan dan hangat. Tanda vital tekanan darah 90/62 mmHg, nadi 126 x/menit,

respirasi 20 x/menit dan suhu 38,7 oC. Glukosa darah 980 mg/dL, osmolaritas plasma

350 mOsm/L dan tidak ada keton dalam urine atau plasma. Gas darah arteri

menunjukkan pH 7, 40.

Pertanyaan Soal

Apakah yang diderita oleh pasien tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Ketoasidosis diabetik.

b. Hipoglikemia.

c. Hiperglikemia.

d. Hiperosmolar hiperglikemia (HHS).

e. Koma hipoglikemia.

(Referensi : Black & Hawk. 2005. Medical surgical nursing.)


49. Seorang pasien berusia 50 tahun datang ke IGD dengan keluhan pusing, jantung

berdebar-debar, sedikit sesak nafas, keringat dingin. Pasien menyatakan ada riwayat

pemakaian pil KB, hiperlipidemia dan pembesaran atrium kiri pada pemeriksaan

sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik yang dilakukan perawat didapatkan hasil: TD :

160/100 mmHg, RR : 28 x/ menit, Nadi : 88 x/menit, Suhu : 36 0 C, JVP 5 + 2 cm

H20, Ictus cordis di ICS 5 bergeser 2 cm ke lateral kiri, suara jantung S3, ada bising

abdomen. Pada pemeriksaan radiologi Cor : CTR > 50 %.

Pertanyaan Soal

Apakah yang diderita oleh pasien tersebut?

Pilihan Jawaban

a. Hipertensi derajat I.

b. Hipertensi derajat II.

c. Hipertensi derajat III.

d. Hipertensi normal tinggi.

e. Hipertensi malignant.

(Referensi : Smeltzer & Bare. 2008. Medical surgical nursing.)


50. Seorang laki-laki usia 85 tahun pada kunjungan rumah yang dilakukan oleh perawat, ia

mengeluh sulit tidur setelah terbangun pada malam hari, dari hasil pengkajian didapati

tekanan darah 160/100 mmHg, pernafasan 20 x/menit, nadi 78x/menit

Pertanyaan Soal

Apakah prioritas masalah keperawatan yang terjadi?

Pilihan Jawaban

a. Perubahan proses pikir.

b. Risiko terhadap cedera.

c. Gangguan pola tidur.

d. Proses menua.

e. Risiko jatuh.

(Referensi : Smeltzer, Suzanne C, (2001). Buku Ajar Keperawatan Medical bedah, Jakarta.)

DOWNLOAD KUNCI JAWABAN

Baca juga :