Soal Uji Kompetensi Bidan dan Pembahasan Tahun 2022/2023 Edisi 4

Soal Uji Kompetensi Bidan dan Pembahasan Tahun 2022/2023 Edisi 4 - pak cepak cepak jeder awkwkwk malah nyanyi lagu tik tok, oke gengs gimana kabar kalian semua apakah baik-baik saja, atau sedang putus cinta hi hi, dahlahlah kali ini admin akan membagikan kepada kalian semua tentang contoh soal uji kompetensi kebidanan, dahlah yok langsung saja.


Dibawah ini adalah Contoh Soal Uji Kompetensi / UKOM Kebidanan dan Kunci Jawaban Edisi Ke 4 Terbaru dan Terlengkap

Hi teman-teman ku, kali ini kita akan membagikan sebuah contoh soal UKOM Kebidanan beserta kunci jawaban serta pembahasannya ya teman-teman. Selamat belajar

1. Seseorang perempuan yang berusia 30 tahun denga riwayat keahmilan yaitu G2 P1 A0 sedang hamil 8 bulan datang ke Puskesmas bersama dengan keluarga besarnya dengan keadaan sudah tidak sadar saat dirumah. Pasien post kejang-kejang. Hasil pemeriksaan bidan yang cekatan di dapati palpasi TFU pertengahan pusat dan PX, presentasi kepala, punggung kanan, DJJ(+) 120 x/menit dan TTV yaitu TD=130/70 Mmhg HR=81 x/menit, RR=19x/menit

Apakah komplikasi yang dapat terjadi pada kasus pasien diatas ?

a. Prematuris
b. Ablasio retina
c. Infeksi
d. Gagal ginjal
e. Hipertensi

Jawaban : e. Hipertensi
Rasional :
Pasien hamil dnegan kejang-kejang telah merujuk ke sebuah diagnosa eklamsia, dimana komplikasi yang terjadi yaitu mengalami hipertensi yang tinggi yang akan menyebabkan berbagai kasus kompleks baik terhadap individu tersebut ataupun janin didalamnya


2. Seseorang pasien perempuan berumur 35 tahun dengan riwayat G5 P4 A0 hamil 3 bulan datang ke puskesmas diantar oleh suaminya tercinta dengan keluhan yaitu perdarahan bercak dari jalan lahir (kemaluannya). Semenjak 2 jam yang lalu perut bagian bawah pasien terasa kram, PP test positif dan TTV didapatkan yaitu TD=100/70 mmhg, HR=82x/menit, T=36,2 derajat celsius.

Bagaimanakah bidan menangani kasus diatas ?

a. Melakukan rujukan
b. Aspirasi vakum manual
c. Infuse dan menganjurkan tirah baring
d. Hanya berikan terapi oral saja
e. Kuretase

Jawaban : c. Infuse dan menganjurkan tirah baring
Rasional :
pemberian infus dapat membantu mengganti volume cairan yang ada didalam tubuh serta dengan dilakukakn istirhat tirah baring akan mengurangi dampak perdrahan yang terjadi pada pasien tersebut


3. Seseorang wanita yang berusia 30 tahun dengan riwayat kehamilan G3 P2 A0 datang ke BPM bersama keluarganya karena mules mau melahirkan. 5 jam kemudian pasien telah melahirkan anak ke 3 secara spontan. Hasil pemeriksaan TTV yaitu TD =110/70 mmhg, HR=76 x/menit, RR=20x/menit dan T=37,1 derajat celsius. Tali pusat terkendali, namun plasenta masih belum lepas.

Apakah tindakan yang harus dilakukan pada NY.D tsb ?

a. Penjahitan robekan
b. Manual plasenta
c. Reposisi uteri
d. Masase
e. kuretase

Jawaban : b. Manual plasenta
Rasional :
Tindakan yang dilakukan selanjutnya ketika tali pusat terkendali, namun plasenta masih belum lepas, yaitu dengan melakukan manajemen tali pusat secara manual dengan berbagai teknik ataupun cara yang direkomendasikan sesuai kondisi pasien diatas


4. Seseorang wanita yang berumur 24 tahun dengan keadaan G1 P0 A0 hamil 40 minggu datang ke klinik bersalin bidan bersama suaminya, wanita tersebut mengeluh perutnya sangat kenceng, perut terasa sangat mules yang disertai nyeri sangat hebat, keluar banyak keringat dingin, dan pasien terlihat gelisah. Bidan langsung melakukkan tuse dan didapatkan hasil perut teraba keras, HR=94 x/menit, RR=22 x/menit, TD= 110/70 mmHg, T=36,7 derajat celsius, hasil VT yaitu: TBJ 4900 gram, panggul sempit.

Apakah yang memicu keadaan tersebut terjadi ?

a. Kehamilan ganda
b. Memiliki masalah lapisan rahim
c. Memiliki sel telur yang melekat sangat rendah di dalam rahim
d. Incoodinate uteri action
e. Makrosemia

Jawaban : e. Makrosemia
Rasional :
Makrosemia merupakan bay dengan ukuran yang besar dan biasanya diatas 4000 gram, kondisi tersebut akan mempersulit persalinan pada ibu, sehingga harus dilakukan intervensi yang tepat seperti tindakan sectio sesarea


5. Seseorang perempaun yang berusia 19 tahun datang ke BPS bersama dengan ibunda nya, KU terlihat pucat dan perut membesar dengan TFU 3 jari dibawah pusat serta teraba lunak dengan ballotmen negatif. Hasil anamnese didapatkan data pasien mengatakan belum pernah menstruasi, setiap bulan merasa nyari siklik kurang lebih 5 hari. Pemeriksaan TTV menunjukkan TD =110/60 mmhg, HB 9,2 gr/dl, HR=82x/menit, RR=20 x/menit

Bagaimanakah tindakan bidan terhadap kasus pasien diatas?

a. Hymenektomi
b. Eksterpasi hymen
c. Insisis hymen
d. radiasi hymen
e. berikan hymen

Jawaban : c. Insisis hymen
Rasional :
Insisis hymen meruakan langkah yang efektif dalam mengeluarkan darah haid yang tersumbat didalam. Karena darah yang membeku didalam tersebut merupakan sumber atau media yang baik bagi kuman untuk berkembang biak maka tindakan perencanaan seperti insisi ini perlu segera dilakukan


6. Seseorang perempuan yang berumur 47 tahun datang ke klinik bersama dengan keluarga dan anak-anaknya dengan keluhan menstruasi sudah tidak teratur lagi, pasien mengatakan ia mudah berdebar-debar dan ia merasa capek dan tidak nafsu lagi berhubungan seksual dengan suaminya yang masih kuat.

Keluhan apa yang dialami oleh pasien saat berhubungan seksual ?

a. Anorgasmia
b. Disparunia
c. Frigiditas
d. Vaginismus
e. Salpingitis

Jawaban : b. Disparunia
Rasional :
Disparunia merupakan nyeri yang terjadi ketika seseorang wanita berhubungan seksual sesaat setelah masuknya penis kedalam vagina wanita. Ini biasanya terjadi pada wanita dengan premenopuase ataupun telah menopause, sehingga pemberian gel tambahan perlu dilakukan untuk mengurangi nyeri tersebut.



7. Seseorang perempuan yang berusia 18 tahun datang dengan ibunya dan adiknya serta kakaknya dan mengeluh sudah beberapa kali haid dengan jumlah darah yang sangat banyak, ia mengatkan bahwa darah keluar disertai dengan bekuan darah yang kecil-kecil dan jadwal haid teratur seperti biasanya. Namun diakhir-akhir ini pasien mengatakan setiap menstruasi disertai dengan perasaan sakit yang hebat. Padahal sebelumnya ia mengatakan tidak pernah seperti itu kalau sedang menstruasi.

Apakah diagnosa sementara pada kasus di atas ?

a. Polip endometrium
b. Endometriosis
c. Mioma ueri
d. Disfungsi uterus bleeding
e. Salpingitis

Jawaban : b. Endometriosis
Rasional :
Endometriosis merupakan sebuah gangguan dimana jaringan didalam rahim yang biasa tumbuh didalam namun tumbuh diluar rahim. Hal ini akan menyebabkan banyaknya darah haid yang keluar disertai nyeri yang hebat ketika sedang haid

Demikianlah artikel kami yang singkat ini tentang Kumpulan Soal Uji Kompetensi Bidan dan Pembahasan Tahun 2019 / 2020 / 2021 Edisi 4, semoga apa yang kami berikan dan sampaikan ini bermanfaat bagi teman-teman bidan semua dan Ayo aja teman-teman bidan lainnya untuk belajar contoh soal-soal UKOM kebidanan disini. Semakin ramai semakin kami semangat memberikan contoh soal-soal untuk teman-teman semua.

Baca juga :