Update Soal Uji Kompetensi Kebidanan dan Kunci Jawaban Tahun 2022/2023 Edisi 3

Update Soal Uji Kompetensi Kebidanan dan Kunci Jawaban Tahun 2022/2023 Edisi 3 - gengs untuk kalian nieh para bidan udah bayar mahal-mahal trus kalian gak lulus uji kompetensi gimana rasanya, bayangkan aja dulu wkwkwk, tapi tenang saja kalau kalian belajar pasti kalian bisa, kalau gak mau repot pacaran aja sama admin nanti diajari sampai bisa deh,


Halo teman-teman bidan semuanya, kali ini kita akan melanjutkan contoh soal-soal UKOM kebidanan untuk teman-teman semua. Berikut telah kami siapkan 7 contoh soal UKOM Kebidanan,selamat belajar

1. Seseorang pasien wanita yang berusia 25 tahun dengan keadaan G1, P0, A0 serta hamil 39, datang ke bidan bersama suaminya dan mengeluh perut terasa kenceng, perut terasa sering mules diserta nyeri yang sangat hebat. Pasien mengatakan ia sering mengalami keringat dingin dan gelisah. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh bidan yang cantik didapat bahwa dari hasil perut teraba keras, denyut nadi dan pernapasan meningkat, serta teraba adanya lekukan melintang pada segmen bawah rahim setinggi pusat. Adapun Hasil TTV menunjukan TD =110/60 mmHg, HR=96x/menit, T=37 derajat celsius.
Apakah yag mengakibatkan kasus tersebut terjadi?

a. insersia uteri sekunder
b. incoodinate action
c. atonia uteri
d. insersia uteri primer
e. kepala bayi yang semakin turun menekan bagian vesika unaria ibu

Jawaban : a. insersia uteri sekunder
Rasional :
Inersia uteri merupakan sebuah kelainan kontraksi uterus pada saat persalinan. Kelainan Inersia uteri ini dapat berupa inersia uteri hipotoni dan inersia uteri hipertoni.


2. Seseorang pasien yang bernama Ny. P dengan usia 30 tahun, Ia dengan status kehamilan G2, P0, A1 hamil 40 minggu dibawa oleh keluarganya ke Rumah Sakit,  janin tunggal hidup intrauterine dengan letak kepala, TFU yaitu 39 cm. Saat ini pembukaan sudah lengkap dengan kepala sudah di Hodge IV. Setelah dipimpin meneran selama 40 menit akhirnya keluar kepala lahir, tetapi bahu anterior macet atas symphysis pubis. Selam hamil Ny. P mengatakan ia banyak makan, banyak minum dan sering sekali BAK. TTV menunjukkan TD=120/70 mmHg, HR=80x/menit, T=37 derajat celsius.

Apakah faktor predisposisi sulitnya pada janin tersebut?

a. ibu menderita DM
b. ketuban pecah lama
c. manipulasi intrauterus
d. hematoma dan hemaoragi
e. ibu obesitas

Jawaban : a. ibu menderita DM
Rasional :
Penderita Ny.P mengalami kesulitan dalam proses itrantal, adapun faktor predisposisi yang patut dicurigai yaitu DM Gestastional yang ditandai Selam hamil Ny. P mengatakan ia banyak makan, banyak minum dan sering sekali BAK



3. Seseorang ibu yang berumur 25 tahun dengan keadaan G1, P0, A0 hamil 40 minggu datang bersama sang suami ke BPM dan mengeluh bahwa kenaikan BB meningkat terlalu banyak. Pemeriksaan menunjukkan janin tunggal, hidup, intrauterine, preskep, puka divergen, Sekarang ibu tersebut berada di kala 2, setelah kepala janin lahir bahu anterior tidak bisa lahir.

Apabila kepala janin di tarik terlalu kuat pada kasus diatas akan menimbulkan terjadinya?

a. tali pusat menumbung
b. tangan menjungkit
c. cebral palsy
d. brachial palsy
e. fraktur pada kepala

Jawaban : d. brachial palsy
Rasional :
brachial palsy merupakan kelumpuhan saraf pleksus prachial dimana penyebabnya yaitu dari kasus tersebut akan merusak saraf brachial pada janin sehingga tindakan menarik dengan terlalu kuat tersebut sangat tidak dianjurkan



4. Seseorang wanita yang berumur 27 tahun dengan status G2, P1, A0, datang ke BPM dan menyatakan bahwa ia semenjak 2 bulan terakhir tidak mengalami menstruasi. Pasien mengatakan ia mengalami sakit pada bagian bawah serta mengeluarkan darah bercak berwarna coklat tua. Hasil pemeriksaan di dapat belum ada (+).
Apakah etiologi dari kasus Ny. M tersebut

a. hipotiroid
b. siklus haid tidak teratur
c. endometriosis tuba
d. peritonitis
e. vaginitis

Jawaban : c. endometriosis tuba
Rasional :
Endometriosis merupakan sebuah peradang yang terkait dengan hormon estradiol/estrogen berupa tumbuh jaringan endometrium dan disertai perambatan pembuluh darah, sampai dengan menonjol keluar dari rahim (pertumbuhan ectopic) dan akan menyebabkan pelvic pain.



5. Seseorang pasien wanita yang berusia 24 tahun dengan kondisi hamil 40 minggu, serta riwayat G1, P0, A0 datang ke klinik Bidan Bersalin. Ketika dikaji ternyata janin hidup intrauterine, presentase kepala, sudah masuk pintu atas panggul, punggung kanan, TFU 38 cm. Sekarang pasien masuk ke dalam kala 2. Setelah kepala janin dan terjadi putaran paksi luar, bahu anterior mengalami kemacetan di atas symphysis pubis dan tidak bisa masuk melalui pintu bawah panggul.
Apakah diagnosa yang tepat untuk kasus di atas?

a. partus presipitatus
b. partus macet
c. distosia bahu
d. kemacetan kelahiran kepala
e. gamely

Jawaban : c. distosia bahu
Rasional :
distosia bahu adalah tersangkutnya bahu janin setelah kepala terlebih dahulu dikeluarkan. Adapun penyebab atau etiologi dari distosia ini yang paling umum yaitu Ibu menderita DM, Janin yang besar,
kelainan anteroposterior panggul.


6. Seseorang perempaun yang berusia 37 tahun dengan riwayat G2, P1, A0, umur kehamilan saat ini yaitu 31 minggu datang ke Klinik kebidanan kandungan dengan keluhan cepat merasa lelah, sesak nafas, nyeri dada, keluhan tersebut ia rasakan hilang pada saat istirahat. Pemeriksaan fisik didapatkan data palpasi dan edema tungkai dan tangan. Hasil pemeriksaan TTV menunjukan, TD=110/90 mmHg, HR=82x/menit.
Apabila penyakit pasien berlanjut, kemungkinan komplikasi yang mungkin terjadi yaitu?

a. eklampsia
b. plasenta previa
c. preeklampsia
d. kehamialn ektopik terganggu
e. hipertensi

Jawaban : a. preeklampsia
Rasional :
Keadaan pada kasus perempuan tersebut sudah masuk di preeklampsia, dimana ditandai dengan edema tungkai dan tangan, keluhan cepat lelah, sesak nafas, dan nyeri dada



7.  Seorang wanita dengan usia 26 tahun datang ke BPM bersama dengan suami, Pasien mengeluh kram pada perut bagian bawah, terjadi perdarahan pervaginam semenjak 3 hari yang lalu, terasa pusing dan pengelihatan berkuang-kunang, adanya mual muntah yang berlebihan sehingga terjadi gangguan pemenuhan cairan serta nutrisi. Ibu pasien mengatakan ini kehamilannya yang ke-2. Haid terakhir pada tanggal lebih kurang 2 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan TTV yaitu TD=130/70 mmhg, HR=78 x/menit dan RR=17 x/menit. Uterus teraba lunak, TFU 3 jari diatas simfisis , DJJ negatif, terlihat adanya pengeluaran darah berwarna kehitaman dan jaringan seperti buah anggur pada kemaluannya.
Apakah diagnosa tepat untuk kasus diatas ?

a. Kehamilan ektopik terganggu
b. Mola hidatidosa
c. Mioma uteri
d. Kista ovarium
e. Kehamilan ektopik

Jawaban : b. Mola hidatidosa
Rasional :
Mola hidatidosa merupakan sebuah kegagalan pemebntukan janin, sehingga menyebabkan terbentunya tumor kecil/ daging kecil pada rahim ibu, hal ini terlihat dalam kasus tersebut diatas yang ditandai dengan adanya pengeluaran darah berwarna kehitaman dan jaringan seperti buah anggur pada kemaluannya.

Demikianlah artikel kami ini tentang Contoh Soal Uji Kompetensi Kebidanan dan Kunci Jawaban Tahun 2019 /2020 Edisi 3, semoga apa yang telah kami sajikan dan berikan ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan semoga kami bisa update soal-soal terus untuk teman-teman Bidan semua.

Baca juga :